Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM RI
lsc.bphn.go.id – Jakarta. Hari pahlawan yang selalu diperingati setiap tanggal 10 November ini menjadi momentum pengingatan bagi kita semua terhadap para pahlawan yang telah berjasa terhadap kemerdekan yang dapat kita nikmati saat ini. 10 November dijadikan sebagai hari pahlawan bukan hanya karena peristiwa konfrontasi di Surabaya antara Arek-arek Suroboyo melawan serdadu NICA, tapi hari ini selalu diperingati karena mengingat seluruh pejuang yang telah gugur di medan juang dan para veteran yang masih ada yang telah mengorbankan seluruh jiwa raganya untuk bangsa Indonesia. Tak terkecuali Kementerian Hukum dan HAM yang menganggap jasa para pahlawan harus terus dihargai dan dikenang hingga ke anak cucu kelak.
Salah satu upaya penghargaan terhadap jasa para pahlawan kemerdekaan, Kementerian Hukum dan HAM menyelenggarakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan 10 November 2016 di Jl. H.R. Rasuna Said Kav 6-7. Upacara tersebut diikuti seluruh Unit Eselon I yang berada di Kementerian Hukum dan HAM. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Hukum dan HAM Ambeg Paramarta bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Pahlawan tersebut.
Dalam sambutannya beliau menyampaikan “perayaan hari pahlawan kali ini perlu kita ingat betapa sukar perjuangan para pejuang kita, merekalah yang merebut kemerdekaan yang masih kita rasakan hingga sekarang.” Dalam kobaran semangat yang luar biasa Ambeg Paramarta juga menambahkan “Perjuangan kita saat ini adalah mempertahankan kemerdekaan, mengisi kemerdekaan dengan kemampuan yang kita miliki supaya bangsa tidak tertindas lagi dan maju sebagai bangsa yang besar.”
Menutup sambutannya, beliau juga menyatakan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh para pahlawan terdahulu jangan di kotori dengan perbuatan-perbuatan yang tidak terpuji seperti korupsi. “Awas ! Jangan kotori perjuangan para pahlawan dengan korupsi, Selamat Hari Pahlawan 2016 !” Tutup Ambeg Paramarta dengan salam pembaharuan Kami PASTI. (RSH)



