News Latest-Juara I Lomba Kadarkum Tingkat Nasional Mengikuti Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia Bersama Menteri Hukum dan HAM RI
Dilihat: 0 kali

Juara I Lomba Kadarkum Tingkat Nasional Mengikuti Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia Bersama Menteri Hukum dan HAM RI

Juara I Lomba Kadarkum Tingkat Nasional Mengikuti Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia Bersama Menteri Hukum dan HAM RI

BPHNTV – Jakarta. Pemenang Lomba KADARKUM (Keluarga Sadar Hukum) Tingkat Nasional Tahun 2016 Kontingen Provinsi Bali menghadiri undangan khusus dari Menteri Hukum dan HAM untuk mengikuti Upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke 71 di Lapangan Kementerian Hukum dan HAM. Upacara yang di hadiri mantan Menkumham 2011-2014 Amir Syamsuddin, ketua dharma wanita, seluruh pejabat eselon I dilingkungan kemenkumham, dan seluruh pegawai ini menjadi tampak antusias dengan ucapan terimakasih setinggi-setingginya kepada Kontingen Provinsi Bali Lomba Kadarkum oleh Menkumham yang telah berpartisipasi dan menjadi pemenang dalam lomba tersebut. Hal ini tentu dapat memotivasi masyarakat lainnya untuk terus berpartisipasi aktif dalam lomba KADARKUM selanjutnya guna mendukung program pemerintah yang dalam hal ini Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum BPHN dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Republik Indonesia terbentuk sebagai suatu Negara berdaulat merupakan cita-cita seluruh komponen bangsa Indonesia dari Sabang sampai Marauke. Keinginan untuk merdeka bukan tanpa alasan, mengingat pada zaman penjajahan bangsa Indonesia dalam keadaan yang tidak terdidik, karena pendidikan hanya dapat diperoleh bagi kaum tertentu saja. Oleh karena itu, mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan salah satu cita-cita nasional Indonesia yang telah merdeka.
Lomba KADARKUM yang selama ini dilaksanakan oleh Pusat Penyuluhan dan Bantuan Hukum Badan Pembinaan Hukum Nasional kementerian Hukum dan HAM merupakan bagian dalam cita-cita mulia bangsa dalam membawa manusia Indonesia ke dalam suatu keadaan pecerdasan tanpa penindasan. Karena penindasan hanya dapat di lawan dengan perlawanan intelektual yaitu menjadi manusia yang cerdas dan bermartabat. 71 Tahun Indonesia merdeka, mari kita semua berefleksi kembali sudah sejauh mana pemahaman dan kesadaran masyarakat kita terhadap ketaatan hukumnya. Semoga dengan program-program yang ada di Kementerian Hukum dan HAM dapat bersumbangsih besar terhadap pembangunan karakter bangsa yang sadar hukum.
Pada upacara tersebut Menkumham juga menganugerahkan Tanda Kehormatan SATYALANCANA WIRA KARYA kepada Aidir Amin Daud sebagai Direktur Jenderal AHU dan Freddy Harris sebagai Sekretaris Ditjen AHU periode tahun 2010 s/d 2015 dan SATYALANCANA KARYA SATYA kepada pegawai atas jasa, pengabdian, kerja keras, dedikasi, loyalitas, semangat dan prestasi kerja yang telah dicapai selama ini bagi kemajuan organisasi, bangsa, dan negara tercinta.
Selain itu penghargaan KARYA DHIKA PRAKASA juga diberikan kepada 14 orang pegawai Kemenkumham karena telah menunjukkan prestasi dalam pelaksanaan tugas di bidang pemasyarakatan, keimigrasian, dan peraturan perundang-undangan. Tujuh orang pegawai jajaran Pemasyarakatan yang telah berhasil menggagalkan masuknya narkoba, obat-obat terlarang atau sejenisnya ke dalam Lapas/Rutan, berhasil menyusun laporan keuangan yang akuntabel dan tepat waktu, serta pengelola Sistem Database Pemasyarakatan terbaik.
Lima orang pegawai jajaran Keimigrasian yang memiliki dedikasi tinggi dalam pengabdiannya selama menjalankan tugas di pos lintas batas daerah terpencil Merauke, Tarakan, dan Tahuna. Dua orang pegawai Direktorat Jenderal Peraturan Perundang-undangan yang memberikan kontribusi tinggi dalam memfasilitasi pembentukan peraturan daerah propinsi, kabupaten kota, dan menertibkan administrasi angka kredit perancang peraturan perundang-undangan.***(RSH/RA)
 

Komentar

Silakan login terlebih dahulu untuk menambahkan komentar pada berita ini.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!